3S

Assalamu`alaikum...

Rekans, melanjutkan pembicaraan kita tadi malam..mengenai permasalahan yang diangkat oleh akh Syaiful..kurang lebih..*apa ada pemimpin baik dari kalangan muslim ? * Hmm..wallahu`alam.. insyaAllah ada dan Allah akan memberikan momentum yang tepat untuk itu. (sayang sekali Pa Nopriadi tidak hadir untuk memberikan valuable insight nya tadi malam terkait tema ini, semga bisa disusulkan melalui diskusi milis ini... *ngarep flag ON*).

Yang jelas saat ini, tugas kita (juga yang menjadi salah satu tujuan penting semua lembaga dakwah dan pendidikan islam) adalah mencetak calon-calon pemimpin, mencetak SDM-SDM yang mumpuni... terkait itu organisasi kita MIDORI pun punya tanggung jawab itu.

Nah...semalam sempat tersampaikan 3S yang mungkin sekedar menjadi pembuka bagi diskusi kita..`SDM seperti apa yang akan kita cetak ?` atau lebih ke internal...` akan menjadi SDM seperti apakah kita ?`

3S yang dimaksud :
1. Standardisasi..artinya ia memiliki standar akhlaq atau karakter seorang muslim. Tentu yang diambil dari nilai-nilai islam, karakter yang diangkat dari Al Qur`an dan sunnah nabi kita muhammad Shallallahu`alaihi wasallam. Misalnya yang dipaparkan oleh Akh Riski semalam yaitu Sikap Muraqabah (merasa diawasi, muraaqabatullah = merasa diawasi Allah), bisa kita bayangkan seandainya kita berhasil mendidik diri kita menjadi pribadi dengan karakter ini..insyaAllah banyak kerusakan yang terhindarkan dan banyak kebaikan bermunculan.
Buku RiyadhAshSholihiin yang juga menjadi rujukan AKh Riski semalam merupakan buku yang sangat baik untuk dipelajari,diajarkan dan diaplikasikan di kalangan kaum muslimin.

2. Spesialisasi..setelah punya standar pribadi diatas maka seorang pribdi muslim pun memilik kemampuan khusus yang dengannya ia berkontribusi bagi keluarga, masyarakat dan agama Islam. Hal ini tentu beragam, karena setiap kita memiliki pengalaman yang khas, potensi yang khas, yang semuanya itu insyaAllah bisa diarahkan bagi kemanfaatan pribadi, keluarga, dan ummat.

Dua pekan lalu-pun dalam materi ust.Averrous sempat ada diskusi yang diankat pa Iswandi..yang kurang lebih `bagaimana melahirkan potret bilal dan khalid (dengan keunggulan masing-masing dizaman ini ?)..setidaknya ada tiga jawaban terankgat dalam diskusi tersebut..
1. melihat potensi pribadi
2. melihat kondisi masyarakat...apa yang kurang..dimana kita bisa berperan
3. berdasarkan koordinasi atau arahan dari orang lain (umumnya pemimpin), sebagaimana para sahabat menjadi unggul disuatu bidang, selain karena potensi pribadi juga arahan dari Rasulullah shalallahu`alaihiwasallam sebagai pemimpin.

Standardisasi dan Spesialisasi, bisa pula dimaknai Mau dan Mampu, respectively.
Ya..SDM yang kta inginkan harus MAU memperbaiki juga MAMPU, sekedar MAU tanpa ada keMAMPUan tidak akan produktif, begitupun kualitas MAMPU yang tinggi tetapi tidak MAU memperbaiki juga akan menjadi terbengkalai.

3. Sinergi.. ya..sekalipun memiliki 2S diatas, tetap perlu Sinergi. Tanpa sinergi maka kehebatan seorang pribadi tak bisa berbuat banyak. Disini termasuk kemampuan dan keahlian untuk bekerjasama..dalam posisi manapun. Siap memimpin juga siap dipimpin, siap memberi pengarahan semampunya dan juga berani menerima pengarahan juga sangkalan.

Kalau diikuti kisah nabi Musa, 2S yang pertama bisa kita ambil pelajaran dari QS Al Qashash ayat 26. (Al Qawiy= kekuatan, dan Al Amiin = sikap amanah). Tanpa ada sikap amanah Nabi Musa tidak akan bangkit untuk menolong kedua wanita tersebut, namun pertolongan itu bisa terwujud karena Nabi Musa memiliki kekuatan (fisik) (tentunya setelah izin dan taufik dari Allah ta`ala).
sedangkan sinergi..dari QS ThaHaa ayat 29..dimana Nabi Musa yang sudah memiliki 2S pun tetap mengharapkan bantuan yaitu Harun.

Demikian...semoga bisa ditambahkan oleh rekan lain. Seingat saya dalam beberapa pekan lalu, ketika hal ini diangkat Kang Yudi Azis memberi tambahan yang sngat baik dari sisi ilmu Managemen (SDM), silahkan Kang Yudi *ngarep flag ON*.

Jazaahullahukhairan buat akh Riski untuk paparan materi tadi malam...jg diskusi yang hangat dan menarik dari rekan lain.

wassalamu`alaikum..
---------------------
Topan Setiadipura