Kisah Terbaik: Surah Yusuf

Kajian Midori Suzukakedai kali ini dibawakan oleh ustadz kita Samratul Fuady, a.k.a Aad, salah satu mahasiswa senior di Tokodai. Materi yang dibawakan mengacu kepada seri ceramah/lecture yang dibawakan oleh Syaikh Yasir Qadhi secara online yang berjudul “The The Best Stories: Pearls of Surah Yusuf”. Kajian kali ini membahas sampai ke part 2 dari seri lecture tersebut.

Surah Yusuf adalah salah satu surah yang unik di dalam Al-Qur’an. Ada dua alasan mengapa Surah Yusuf disebut unik. Alasan pertama adalah Surah Yusuf adalah satu-satunya surah yang membahas kisah Nab Yusuf ‘alaihis salam. Alasan kedua adalah Surah Yusuf adalah satu-satunya surah yang menceritakan suatu kisah secara lengkap dan runut dari awal sampai akhir.

Surah Yusuf diturunkan ketika Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam mengalami tahun-tahun yang penuh kesedihan, atau yang biasa disebut ‘aam al-huzn. Di tahun-tahun itu Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam banyak mengalami musibah dan cobaan, mulai dari wafatnya istri beliau Khadijah radhiyallahu ‘anha, hingga wafatnya paman beliau yang sangat beliau cintai dan menjadi salah satu pendukung Islam paling besar saat itu, yaitu Abu Thalib. Di tahun itu pula Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam mendapatkan penolakan di Tha’if, tentu kita sudah pernah mendengar cerita itu. Oleh karena itu, Allah menurunkan Surah Yusuf sebagai penghibur bagi Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, sebagai penyemangat bahwa setelah semua ujian dan musibah, Allah akan memberikan akhir yang baik.

Hal lain yang menjadi alasan diturunkannya Surah Yusuf pada saat itu adalah, kaum kafir Quraisy ingin menguji Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam untuk menunjukkan bahwa beliau bukan Nabi. Maka mereka bertanya kepada kaum Yahudi Yatsrib (Madinah), “Beritahu kami satu pertanyaan yang jawbannya hanya diketahui oleh seorang Nabi”. Maka Yahudi tersebut berkata, “Tanyakan kepadanya tentang Yusuf dan saudara-saudaranya. Tidak ada yang tahu tentang ini.”. Hal ini menarik karena di Mekah tidak ada pusat keagamaan atau pun orang-orang yang “mendakwahkan” agama Yahudi maupun Kristen. Tidak ada orang mekah yang tahu tentang kisah ini.

Maka, ketika kaum Quraisy bertanya kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, “Ceritakan kepada kami kisah Yusuf dan saudara-saudaranya jika kamu benar seorang Nabi”, Allah menjawab pertanyaan itu dengan menurunkan Surah Yusuf.

Materi lebih lengkapnya bisa dibaca di sini ya…