Apakah Anda mengalami Toxic Success ?

Apakah Anda mengalami Toxic Success?

Oleh Nopriadi Hermani Al-Midori, Ph.D*


Dr. Pearsell dalam penelitiannya bertahun-tahun menemukan banyaknya orang yang menderita (hidupnya) setelah sukses. Menurutnya, ciri orang yang terkena syndrome sukses toksik adalah bila orang dekat Anda menilai Anda, diantaranya:
1. Sukses Anda telah mengakibatkan Anda tidak peka pada perasaan orang lain dan tidak hirau pada kebutuhan orang lain
2. Anda telah mengikuti tempo kehidupan modern yang penuh stress dan memandangnya sebagai syarat yang tak terhindarkan untuk mencapai sukses.
3. Anda berpikir waktu adalah uang
4. Anda jarang menyentuh dan memluk
5. Anda jarang bicara tentang spritualitas
6. …
(selanjutnya baca Toxic Success karya Dr. Pearsell)

Kemudian konsultan pribadi jutawan Silicon Valey pernah mengatakan tentang nasib kliennya,

“Mereka telah membeli BMW dan mereka memiliki rumah di Mill Valey senilai $ 3 juta. Tetapi mereka masih saja bangun di waktu pagi dan mengatakan, ‘Aku tidak senang dengan diriku” (Dr. Stephen Goldvart)

Terlepas akurat atau tidak penilaian ini, maka penting kita bertanya apakah kita telah memiliki konsep/nilai yang kita pegang dalam hidup? Yang menjamin kebahagiaan, baik saat meraih sweet success atau sweet failure.
Sudahkah kita membekali konsep itu untuk anak-cucuk kita? pasangan kita?

“Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, semua urusannya adalah baik baginya. Hal ini tidak didapatkan kecuali pada diri seorang mukmin. Apabila mendapatkan kesenangan, dia bersyukur, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya. Sebaliknya apabila tertimpa kesusahan, dia pun bersabar, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya.” (HR. Muslim)

Muhammad saw bukan sekedar seorang nabi. Disamping menunjukkan konsep luar biasa bagaimana menata negara atau dunia, dia juga menawarkan konsep self-help hebat yang patut dipelajari. Sejak ‘92 hingga sekarang saya membaca dan mengkoleksi buku-buku pengembangan diri. Akhirnya saya semakin merasakan konsep self-help Muhammad saw adalah yang terbaik.
Muhammad saw adalah saudagar kaya yang rela melepas kenikmatan dunia untuk menyampaikan konsep-konsep hidup yang hebat, yang bukan berasal darinya.
Dia tidak mengklaim kehebatan itu, tapi mengakui bahwa dia hanyalah penyampai risalah dari pengatur alam semesta.

- Semoga bermanfaat -

*Alumni Midori , Staf Pengajar TEknik Fisika UGM.