Lebih dari 1000 amalan Sunnah dalam sehari semalam

Karya Ust. Khalid Al-Khusainan
oleh
Ust. Pribadi Mumpuni Adhi

Pada pembukaan buku ini, dibahas mengenai betapa banyaknya keuntungan mengerjakan amalan sunah. Jika diibaratkan dengan uang, maka amalan2 sunah ini merupakan bisnis paling prospektif untung meraih keuntungan dunia akhirat. Allah juga kadang menggunakan bahasa2 bisnis dalam mengajak umatnya untuk meraih surgaNya seperti jual beli, perniagaan paling menguntungkan, dll. Dengan memahami perumpamaan ini, semoga bisa memudahkan kita dalam membayangkan betapa besarnya keuntungan yang kita raih apabila kita mengerjakan amalan2 sunah.

Dijelaskan juga bahwa apabila kita mencintai Allah dan RasulNya, maka kita seharusnya juga mengikuti apa perintah dan laranganNya, dan mengerjakan amalan2 yang diutamakan atau hanya sekedar disarankanNya. Walaupun kita mengetahui bahwa yang menentukan kita masuk surga atau tidak dari rahmat Allah, tapi untuk meraih rahmat tersebut kita harus ittiba, berusaha meningkatkan kedudukan kita di hadapan Allah, yang juga bergantung kepada amalan amalan kita.
Adapun faedah melakukan amalan-amalan sunnah :
1. Mendapatkan derajat Al Mahabbah (kecintaan Allah kepada hamba-Nya yang mukmin)
2. Penambal kekurangan ibadah wajib
3. Pencegah jatuhnya kedalam bid’ah
4. Pengagungan syiar-syiar agama

Berikut beberapa aktivitas yang senantiasa mewarnai keseharian kita (yg sempat terbahas), yang mana akan sayang bila tidak disertakan dengan sunnah-sunnah. Apabila pahala adalah keuntungan, maka dapat kita bayangkan banyaknya keuntungan yang bisa kita panen tiap hari.

A. Ketika Bangun Tidur
- Mengusap bekas tidur yang ada di wajah maupun tangan
- Berdoa ketika bangun tidur

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرِ
Artinya : “Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah ditidurkanNya dan kepadaNya kami dibangkitkan.” (HR Bukhari           dan Muslim)
- Bersiwak
- Beristintsaar (Mengeluarkan /Menyemburkan Air Dari Hidung Sesudah Menghirupnya)
- Mencuci kedua tangan tiga kali.

B. Ketika memasuki kamar mandi
- Masuk dengan kaki kiri dan keluar dengan kaki kanan
- Berdoa ketika masuk kamar mandi

اَللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوْذُ بِكَ مِنَ اْلخُبُثِ وَاْلخَبَائِثِ
Artinya : “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Mu dari godaan syaitan laki-laki dan perempuan.” (HR Bukhari dan Muslim)
- Berdoa ketika keluar kamar mandi

غُفْرَانَكَ Artinya : “Aku minta ampun kepada-Mu.” (HR Abu Dawud, Ibnu Majah dan At-Tirmidzi)

C. Bersiwak
Rupanya bersiwak tidak hanya ketika bangun dari tidur.
Sabda Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam : “Kalau tidaklah memberatkan atas ummatku, sungguh aku akan menyuruh mereka bersiwak     setiap kali berwudhu !”. (HR Bukhari dan Muslim)
Faedah bersiwak diantaranya :
- Bagi hamba-hambaNya yang mulutnya bersih akan mendapatkan ridha dari Allah
- Siwak dapat membersihkan mulut
- Siwak memiliki materi yang bermanfaat bagi kesehatan dan kebersihan gigi dan gusi, serta menghilangkan bau mulut.

D. Ketika memakai sandal atau sepatu
Sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam : “Apabila diantaramu memakai sandal/sepatu maka mulailah dengan yang kanan dan apabila     melepas sandal/sepatu mulailah dengan yang kiri. Dan pakailah sandal/sepatu secara bersamaan (memakai keduanya) atau
melepaskannya secara bersamaan." (HR Muslim no. 2097)
Secara bersamaan (memakai keduanya), maksudnya tidak memakai sandal/sepatu cuma sebelah saja. Terkadang ada momen saat
mendesak, menggunakan alas kaki sebelah saja sambil melompat untuk menuju suatu tempat. Hal ini menyalahi sunnah.

E. Ketika berpakaian
Sunnah-sunnah yang berkaitan dengan melepas dan memakai pakaian adalah sebagai berikut:
- Mengucapkan “Bismillah” (Dengan Nama Allah), baik ketika melepas maupun menggunakan pakaian.
- Berdo'a ketika memakai pakaian

اَللّهُمَّ اِنِّيْ أَسْـأَلُكَ مِنْ خَيْرِهِ وَخَيْرِمَاهُوَلَهُ,وَأَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهِ وَشَرِّمَاهُوَلَهُ
“Ya Allah, aku mohon kepada-Mu untuk memperoleh kebaikannya dan kebaikan dari tujuan pakaian ini dibuat. Aku berlindung kepada-Mu
dari keburukan dan keburukan tujuan pakaian ini dibuat.” (HR. Abu Dawud , At-Tirmidzi. Ahmad)
- Memulai dengan yang sebelah kanan ketika akan memakai pakaian
- Melepaskan pakaian dengan mendahulukan yang sebelah kiri kemudian sebelah kanan.

F. Ketika keluar masuk rumah
- Dzikir (mengingat) kepada Allah ketika masuk rumah
- Berdoa ketika masuk rumah.

اَللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ خَيْرَ اْلمَوْلَج وَخَيْرَ اْلمَخْرَجِ بِسْمِ اللَّهِ وَلَجْنَا, وَبِسْمِ اللَّهِ خَرَجْنَا وَعَلَى اللَّهِ رَبَّنَا تَوَكَّلْنَا
Artinya : “Ya, Allah sesungguhnya aku memohon kepada Mu kebaikan ketika masuk dan kebaikan ketika keluar. Dengan menyebut
nama Allah kami masuk dan kami keluar. Dan hanya kepada Rabb kami, kami bertawakal". Kemudian dia memberi salam kepada
keluarganya (di rumah) (HR. Abu Dawud)
- Bersiwak. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam apabila masuk ke rumahnya beliau memulai dengan bersiwak" (HR. Muslim)
- Mengucapkan Salam kepada penghuni rumah
- Berdoa ketika keluar rumah

بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ ، وَلا حَوْلَ وَلا قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّه
Artinya : “Dengan menyebut nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah, tiada daya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah"
Dikatakan ketika itu : “Engkau telah dicukupi, dipelihara, diberi petunjuk dan kemudian syaitan pun menjauhimu” (HR. Abu Dawud, At-
Tirmidzi)
Faedah Mengikuti Sunnah Tersebut Ketika Keluar Dari Rumah :
- Seorang hamba akan mendapatkan kecukupan dari apa-apa yang membuat cemas/kuatir dari urusan dunia
- Seorang hamba akan mendapatkan perlindungan dari setiap kejahatan dan apa-apa yang dibenci baik berasal dari jin maupun manusia
- Seorang hamba akan mendapatkan hidayah. Dan hidayah itu lawan dari kesesatan

G. Sholat-sholat sunnah
- Sholat Sunnah Rowatib
Rasulullah Shallallahu 'alaihin wa sallam bersabda : Tidaklah seorang muslim mengerjakan shalat karena Allah setiap hari 12 rakaat
shalat sunnah karena Allah, kecuali Allah akan membangunkan sebuah rumah baginya di Surga(HR. Muslim no. 728)
Rinciannya sebagai berikut:
- 4 rakaat sebelum Sholat Dhuhur dan 2 rakaat setelahnya
- 2 rakaat setelah Sholat Magrib
- 2 rakaat setelah Sholat Isya
- 2 rakaat sebelum Sholat Subuh

- Sholat Dhuha
- Sholat sunnah sebelum Ashar 4 rakaat
- Sholat sunnah sebelum Magrib
- Sholat sunnah sebelum Isya

H. Ketika bertemu muslim
- Mengucapkan salam
- Bermuka manis / Wajah berseri
- Berjabat tangan
- Berkata dengan kata-kata yang baik

I. Ketika makan
- Membaca tasmiyah, yakni ucapan “Bismillah” sebelum makan, apabila baru teringat ketika sedang makan,
maka berdoaبِسْمِ اللَّهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ(dengan nama Allah pada awal dan akhirnya).
- Makan dengan tangan kanan
- Apabila makanan dihidangkan, dimulai dengan makanan yang terdekatnya.
- Apabila makanan jatuh, maka dibersihkan lalu dimakan
- Makan menggunakan 3 jari (jempol, telunjuk, dan jari tengah).
- Sikap duduk saat makan ialah menegakkan kaki kanan dan menduduki kaki kiri
- Tidak menyisakan makanan (bersih) dan menjilati bekas makanan di tangan
- Membaca “Alhamdulillah” setelah makan
- Berdoa setelah makan

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَطْعَمَنِيْ هَذَا وَرَزَقَنِيْهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّيْ وَلاَ قُوَّةٍ
“Segala puji bagi Allah Yang memberi makan ini kepadaku dan Yang memberi rezeki kepadaku tanpa daya dan kekuatanku.” (HR. Tirmidzi)

J. Ketika minum
- Mengucapkan “Bismillah” sebelum minum
- Menggunakan tangan kanan
- Menghembuskan nafas diluar gelas
- Minum sambil duduk
- Mengucapkan “Alhamdulillah” setelah minum

K. Ketika selesai dalam majelis
Disunnahkan berdoa (kafaratul majelis) :

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

"Mahasuci Engkau Ya Allah dan segala puji bagi-Mu, Aku bersaksi tiada tuhan (yang berhak diibadahi) kecuali Engkau, aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu." Kecuali akan diampuni kekeliruannya di dalam majelisnya tersebut." (HR. Al-Tirmidzi, Ahmad, dan selainnya. Imam al-Tirmidzi berkata: ini hadits hasan shahih. Al-Albani menshahihkannya)
Faedah : Dengan di bacanya do’a kaffarat majelis ini maka akan terhapus dosa-dosa dan kesalahan-kesalahan yang telah terjadi dalam pertemuan-pertemuan yang anda datangi.

Penutup
Betapa lengkapnya islam mengajarkan kita cara2 untuk meraih keuntungan dunia akhirat, sampai ke urusan2 kecil/sepele. Namun tidak berarti islam hanya mengajarkan urusan2 sepele, tapi juga ke urusan yang besar seperti hukum, perniagaan, ekonomi,dll.
Semoga kita diberi kekuatan untuk  bisa terus istiqamah dalam meneladani Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam.

Link Youtube :